8 Hal Perbedaan Wanita dan Pria

Kebanyakan wanita berpendapat bahwa pria adalah
makhluk yang susah dimengerti. Begitu juga
sebaliknya. Pria juga menganggap wanita seperti alien
yang kadang tak bisa dipahami. Apakah Anda juga
merasakan hal yang sama?
Sebenarnya ini adalah hal yang wajar, mengingat pria
dan wanita memang sangat berbeda satu sama lain.
Otak pria dan wanita memiliki struktur dan cara kerja
yang berbeda. Tak percaya? Ini dia buktinya, seperti
dilansir oleh Your Tango (11/02)
1. Kata-kata versus tindakan
Wanita lebih pintar berkomunikasi dibandingkan pria.
Fokus mereka adalah menemukan solusi yang bisa
diterima oleh semua pihak. Mereka pintar
menggunakan kata-kata dan gesture seperti emosi,
empati, dan nada suara.
Sementara itu, pria lebih berorientasi pada tugas.
Mereka sedikit bicara dan banyak bertindak. Pria susah
memahami emosi yang tidak dibicarakan. Itulah
mengapa terkadang pria dan wanita sulit
berkomunikasi, dan cara pria berinteraksi dengan
sesama pria berbeda dengan ketika wanita berinteraksi
sesama wanita.
2. Dua bagian otak versus otak kiri
Peneliti membuktikan bahwa pria lebih baik ketika
menggunakan otak kiri mereka dibandingkan wanita
yang biasanya memproses menggunakan dua bagian
otak. Pria memiliki kekuatan ketika menggunakan otak
bagian kiri dan mencari solusi masalah. Sementara
wanita cenderung menyelesaikan masalah secara
kreatif.
3. Kemampuan matematika
Terdapat salah satu bagian pada otak yang dinamakan
inferior-parietal lobule (IPL). Pada pria, bagian ini
lebih besar dibandingkan wanita, terutama pada otak
bagian kiri. Bagian ini berhubungan dengan
kemampuan matematika. Itulah sebabnya pria lebih
jago dalam hal teknis dan matematis dibandingkan
wanita.
4. Cara bereaksi terhadap stres
Dalam situasi stres, pria memiliki respon “hadapi atau
kabur” sementara wanita lebih merespon dengan
strategi berteman. Psikolog Shelly E Taylor
mengungkap bahwa pria lebih agresif ketika
menghadapi stres atau masalah, sementara wanita
lebih mengutamakan menjaga diri mereka serta orang
lain. Hal ini disebabkan oleh hormon berbeda yang
dihasilkan oleh pria dan wanita.
Ketika mengalami stres, tubuh akan mengeluarkan
hormon oxytocin untuk meredam stres. Testosteron
yang dimiliki oleh pria mengurangi kadar hormon
oxytocin yang dihasilkan tubuh, sehingga mereka
masih merasa stres. Sementara hormon estrogen pada
wanita bereaksi dengan mendukung hormon oxytocin,
sehingga wanita merasa tenang.
5. Bahasa
Dua bagian otak yang berkaitan dengan kemampuan
berbahasa terbukti lebih besar pada wanita
dibandingkan pria. Tak heran jika banyak wanita yang
berhasil dalam bidang yang berkaitan bahasa. Dalam
hal kesehatan hal ini membuat wanita lebih cepat pulih
ketika mengalami stroke, karena stroke mempengaruhi
daerah yang berkaitan dengan bahasa tersebut.
6. Emosi
Perbedaan paling besar antara pria dan wanita adalah
dalam hal emosi. Wanita memiliki sistem limbik yang
lebih besar dari pria. Ini membuat wanita lebih mudah
terpengaruh oleh perasaan dan lebih baik dalam
mengungkapkan pikiran dan perasaan mereka. Tak
heran jika wanita bisa berhubungan secara mendalam
dengan sesama wanita atau orang lain yang mereka
sayangi. Sayangnya, kelebihan dalam sistem limbik ini
membuat wanita lebih muda depresi, terutama ketika
produksi hormon mereka meningkat.
7. Ukuran otak
Ukuran otak pria lebih besar daripada wanita, sekitar
11 – 12 persen. Ini tak ada hubungannya dengan
kecerdasan, namun ini bisa menjelaskan adanya
perbedaan ukuran tubuh pria dan wanita. Pria
membutuhkan otak yang lebih besar untuk mengontrol
tubuh dan otot yang lebih besar pula.
8. Rasa sakit
Pria dan wanita merespon rasa sakit dengan cara yang
berbeda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita
membutuhkan lebih banyak morfin untuk mengatasi
rasa sakit yang sama dengan pria. Selain itu, wanita
juga lebih cepat mengungkapkan rasa sakit dan
mencari pengobatan dibandingkan dengan pria.
Dalam otak, terdapat area yang berhubungan dengan
rasa sakit, disebut amygdala. Pada pria, bagian
amygdala yang aktif adalah sebelah kiri, sementara
pada wanita sebelah kanan. Untuk itu, wanita bereaksi
lebih intens terhadap rasa sakit, meski mereka
sebenarnya bisa menahan rasa sakit yang lebih besar
dari pria (misalkan ketika melahirkan).
Dari penjabaran di atas, jelas bahwa wanita dan pria
memang sangat berbeda. Namun perbedaan tersebut
ada agar pria dan wanita bisa saling melengkapi satu
sama lain. Sumber.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s